Monday, December 8, 2014

Wapres Yakin Indonesia Mampu Swasembada Sapi

Kunjungan wakil Presiden RI ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Kabupaten Malang, Sabtu (6/12), menjadi salah satu pembuktian Komitmen Pemerintah untuk mewujudkan swasembada daging sapi. Wapres yakin Indonesia mampu menjadi negara pengekspor sapi dua hingga empat tahun mendatang. Pada kunjungan kali ini, Wapres didampingi Menko Perekonomian, Sofyan Djalil, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf beserta rombongan lainnya.

"Pemerintah akan menambah populasi sapi sebanyak satu sampai dua juta ekor sapi untuk bisa swasembada," ungkap Wapres saat meninjau proses penanangan semen beku sapi di laboratorium BBIB Singosari.

Wapres menekankan kepada Kepala BBIB Singosari, Maidaswar, untuk berupaya lebih besar dalam melakukan pengembangan inseminasi buatan indukan sapi yang berkualitas. Saat ini BBIB singosari dan Balai Inseminasi Buatan di Jawa Barat memiliki stock semen beku sebanyak 8.205.213 dosis mani beku, cukup untuk inseminasi buatan sebanyak 6.153.910 ekor betina atau 75% dari jumlah dosis semen tersedia. Karena itulah Wapres yakin Indonesia dapat memenuhi kebutuhan nasional dan dengan demikian dapat mengurangi angka impor daging sapi.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan juga menjelaskan kepada pegawai BBIB Singosari bahwa balai tersebut memiliki potensi besar dalam mendukung swasembada pangan.

Sebelum ke BBIB Singosari, Wapres beserta rombongan juga meninjau Pabrik Gula Gempol Kerep Mojokerto dan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan. image1.JPGDalam kunjungannya, Wapres berharap ke depannya dapat membangun sejumlah pabrik gula baru dan merevitalisasi pabrik gula yang sudah tua. Dengan hal tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produksi menjadi seratus ton per hektare dan rendemen 10 persen.
(Sumber : www.deptan.go.id)

BERITA-ARTIKEL LAINNYA